Aku Berbatik, Kalau Kamu?

Guru Bahasa Jepang di sana serta teman-teman dari negara lain turut memuji keindahan baju batik Indonesia.

Logo Superman dari Masa ke Masa

...ternyata Logo Superman telah mengalami banyak perubahan dari masa ke masa.

Ketika "Dementor" Muncul...

Sahabat, tahu film Harry Potter? Dalam film tersebut, terdapat satu tokoh yang disebut Dementor. Siapakah Dementor itu?

Tips Menulis Blog Berkualitas

Thinking out of the box karena blog bukanlah sebuah karya tulis ilmiah maupun berita koran...

Trik Membuat Avatar Animasi untuk Twitter

Walaa.. this is it, sebuah file animasi karyamu sendiri ^^ tinggal di-upload ke Twitter deh.. Have fun with it.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.. Assalamu'alaikum.. Welcome to Miftahul's Blog -To Be Like a Sun-

TO BE LIKE A SUN

Assalamu'alaikum. Salam hangat... Selamat datang di blog saya yang sederhana ini. Blog ini berisi seputar pengalaman pribadi, opini, info, karya lomba, dsb yang mungkin dapat bermanfaat. Terima kasih atas kesediaannya meluangkan waktu 'tuk singgah walau sejenak. Jangan lupa ninggalin jejak ya ^^



Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Mei 2012

Ketika "Dementor" Muncul...

Sumber gambar: movieprints.co.uk

Terkadang ucapan kita tajam, walaupun mungkin maksud kita sebenarnya baik. Terkadang orang yang kita ajak bicara pun tersakiti, walaupun mungkin pesan dari kita itu kita rasa sebagai hal biasa. Sahabat, tahu film Harry Potter? Dalam film tersebut, terdapat satu tokoh yang disebut Dementor. Siapakah Dementor itu? Ia adalah makhluk berwujud seram, berjubah hitam, dengan aura dingin yang membekukan, dan pekerjaannya menghisap kebahagiaan sasarannya. Manusia bukanlah Dementor. Tapi, dalam diri manusia, terdapat kecenderungan sifat untuk seperti Dementor itu. Kendati sebenarnya sederhana, namun sebuah "kata" dapat berubah menjadi seperti sosok Dementor Dementor hanya dapat dilawan dengan ketenangan dan kebahagiaan. Ketika Dementor muncul, maka yang pertama harus kita lakukan yakni tenang. Kemudian pikirkan aneka hal membahagiakan yang pernah kita alami. Dan yang terpenting, percaya diri! Tanpa hal-hal tersebut, maka Dementor dapat melalap impian, kebahagiaan dan kepercayaan diri kita bak semangkuk salad di sebuah restoran Pizza. Tapi sekali lagi, setiap orang berpeluang untuk memunculkan sosok Dementor itu. Sehingga, kearifan kita dalam berucap serta empati akan menjadi benteng cahaya agar sosok tersebut tak muncul. Semoga kita dapat menjadi pribadi-pribadi Penakluk Dementor.

Minggu, 08 Februari 2009

Persahabatan ini...



Indahnya persahabatan ini..

Persahabatan tidak dapat dilihat dari adanya timbal balik dan persahabatan yang tulus takkan mengharapkan balasan apapun.

Persahabatan yang tulus tidak perlu dicari tahu lagi karena telah ada unsur saling percaya antar sesama sahabat.

"Ketulusan adalah bahasa yang dapat didengar oleh orang tuli dan dilihat oleh orang buta".

Seorang teman akan ada di sampingmu ketika dirimu sedang senang, namun seorang sahabat akan ada di sampingmu ketika dirimu sedang sedih dan susah.

Cukup menyakitkan sebenarnya ketika kita masih mempertanyakan persahabatan ini, tapi seorang sahabat akan memaklumi dan memahaminya.

Itulah indahnya persahabatan yang atas dasar ketulusan dan kecintaan karena-Nya. Dimulai dari ta'aruf, tafahum, ta'awun, takaful, hingga tingkat yang tertinggi dalam ukhuwah yaitu itsar.

Selasa, 03 Juni 2008

Melihat dari Sudut Pandang Berbeda


Pada suatu hari ada seorang sahabat mengirimkan sebuah messages via Friendster ke saya yang berisi:

Pernah ga' ngerasa jadi orang paling bodoh satu dunia, ngerasa paling jelek rupa dan akhlaqnya satu dunia, ngerasa ga' di anggap satu dunia, ngerasa... pokoknya segala perasaan terjatuh, perasaan yang buat diri merasa bukan siapa-siapa dalam satu dunia.... perasaan yang bertentangan dengan hawa nafsu berupa "kesombongan"...

Coba rasakan hidup pada titik terendah "ke-AKU-an", jika kita masih merasa lebih berharga dari sebutir debu berarti kita tak kenal diri sendiri, dan oprang yang tak mengenal dirinya mana mungkin dapat mengenal orang lain, apalagi Rabb-nya sangat mustahil...

ketahuliah kita lebih hina dari sebutir debu, karena sebutir debu bisa jadi senantiasa berdzikir dalam pergerakannya, sedangkan kita...??? sadarlah kalo kita memang "BUKAN SIAPA-SIAPA"

Saat rasa itu semua timbul, hidup akan terasa ga' ada manfaatnya sama sekali.... percaya deh...

Yaa... Rabb, Yaa... Aziz Yaa... Ghofar, ampuni kami , kasihani kami Yaa... Arkhamarrohimin...


Lalu saya mencoba menanggapi dengan melihat isi messages tersebut dari sudut pandang yang berbeda dan saya jawab:

Sesungguhnya tiada seorang manusia pun yang pintar di dunia ini karena segala macam jawaban asalnya dari Dzat Yang Menciptakan otak ini untuk berpikir, mulut ini untuk menjawab, dan jari jemari ini untuk menulis.

Saya tidak pernah merasa paling jelek maupun paling tampan, tapi saya merasa bersyukur diciptakan dalam keadaan seperti ini karena inilah sebaik-baik rupa bagi saya karena begitulah menurut Sang Pencipta.

Bahkan seorang Rasulullah Saw. pun selalu mengucurkan air mata memohon ampunan-Nya, lantas apa yang membuat diri kita merasa berakhlaq baik? Karena Rasulullah Saw. sendiri pernah bersabda, "Tiadalah aku diutus, melainkan untuk menyempurnakan akhlaq".

Saya tidak merasa tidak dianggap karena sekalipun tidak ada seorang manusia pun yang memperhatikan saya, namun saya yakin bahwa Allah selalu memperhatikan saya sehingga di dunia ini saya selalu merasa dianggap oleh Allah SWT.

Perasaan terjatuh tentulah ada, namun saya jadi teringat sebuah lagu, "Kau genggam tanganku.. saat diriku lemah dan terjatuh.. Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku..", benar kawan, Dia-lah Sang Maha Sempurna ^_^

Sungguh manusiawi memiliki rasa sombong itu, itulah sebabnya sekalipun kunci syurga bertebaran dimana-mana, namun kadang diri kita sulit 'tuk melihatnya.. Astaghfirullah..
Tapi sifat sombong itu bukanlah sesuatu hal yang mustahil untuk dikikis.


Allah Swt sudah memperingatkan betapa berharganya nyawa seorang mukmin: "Siapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutuknya serta menyediakan azab yang pedih baginya." (Q.S. An-Nisa: 93).

Ketahuilah kita diciptakan dari sesuatu yang hina menjadi sesuatu yang suci, namun kemudian lingkunganlah yang mengotori. Tiap orang sebenarnya dilahirkan dalam keadaan suci, namun orangtuanyalah yang menjadikan ia seorang Nasrani, Yahudi, dsb. Saya yakin Allah punya maksud tersendiri mengapa manusia diciptakan dengan kemampuan untuk berpikir dan saya pun yakin bahwa sebutir debu pun tidak kan berpindah tempat kecuali atas seizin Allah SWT.

Tiap sesuatu di dunia ini diciptakan pasti ada manfaatnya karena Allah tidak menciptakan sesuatu dengan kesia-siaan, hanya kadang kita memang perlu berusaha 'tuk mencari tahunya.

"Ya Allah, jadikanlah dalam hati kami cahaya dan lidah kami cahaya dan penglihatan kami cahaya dan di hadapan kami cahaya dan di atas kami cahaya dan di bawah kami cahaya. Ya Allah berikanlah kepada kami cahaya."


Wallahu'alam bishshowab

Minggu, 11 Mei 2008

Hidayah~Nya Anugerah Terindahku


Kok ga’ dicopot mba jilbabnya?apa ga panas, Kata adikku. Sepulang dari ikut pesantren kilat yang diadakan di sekolah, aku memang sengaja tidak langsung melepaskan jilbab yang aku kenakan entahlah aku merasa nyaman mengenakannya.
Ga’ papa!!!mang kenapa?keliatan tambah maniskaaan??jawabku sambil tersenyum dan mengibaskan ekor jilbabku kearahnya.
Huh….pede banget sih!ejek adikku sambil memonyongkan bibirnya kedepan lalu ngeloyor pergi ke kamarnya.

“5 hari yang lalu aku ditunjuk sebagai perwakilan dikelasku tuk mengikuti pesantren kilat di sekolahku. Entahlah mengapa aku langsung mengiyakan ketika guru agama menunjukku waktu itu, padahal aku paling takut dan males kalo’ waktu pelajaran agama islam soalnya aku paling bego’ ga ngerti apa-apa tentang agamaku sendiri. Shalat aja masih bolong-bolong, magrib shalat, isya kebabalsan nonton tv, subuh kesiangan, dhuhur dugem ma temen-temen, ashar tidur siang.

Setelah beberapa hari aku mengikuti pesantren kilat, ada sedikit perubahan dalam diriku. Aku merasa diri ini banyak banget dosanya, entahlah mungkin bank-bank akherat yang ada ga bakalan muat nampung semuanya (wah kok hiperbolis banget nih!) Jadi sedih kalo’ inget yang diomongin ma bapak itu, pak ustad kalo’ ga salah panggilannya.

Katanya sih, “Kita di dunia cuma sekedar singgah, sedangkan tempat yang kekal adalah akhirat nanti jadi perbanyakalah amalan di dunia ini sebagai bekal kita di akhirat kelak”
Boro-boro beramal banyak, shalat aja masih bolong, masih suka bo’ong ma bonyok (bokap nyokap), puasa ramadhan puasa piring kata orang jawa sih pagi-pagi dah pegang piring alias sarapan (he5x). Dan masih banyak kejelekku lainnya.

Tapi aku pengen jadi anak sholehah kata pak ustad doa yang didengar ma Allah, doa anak shaleh dan surga tempat orang-orang yang banyak amalan baiknya.
Dengan pertimbangan yang membuat aku pusing, bingung n nyepi selama beberapa hari tuk membuat suatu keputusan yang super big dan kalo’ aku ambil berarti harus ada perubahan dalam diriku.

Bismillah….Setelah aku pertimbangkan masak-masak, aku mantapkan hati tuk mengenakan jilbab ini seterusnya. Akhirnya kuutarakan keinginanku pada bokap.
Pa…aku mau pake jilbab kataku dengan penuh kemantapan.
Siang itu kami sedang duduk-duduk santai di teras depan rumah.
Papa memandangku dengan tajam, aku jadi takut melihatnya dan aku tudukkan pandanganku kebawah sambil memegang ujung jilbabku yang sudah kukenakan sekarang.
Mang ga’ ribet pake jilbab?nanti aja kalo’dah kuliah, tanggung sekarang kan dah kelas 3 tinggal 1tahun lagi. Lagian sama aja pake jilbab atau enggak kata papaku dengan enteng.
Tapi…pa? Aku mau pakenya sekarang ga’ mau pas kuliah nanti, lagian sama juga pake sekarang atau besok-besok bantahku dengan suaraku parau dan hampir menangis tapi aku tahan karna aku ga’ mau menangis dihadapan papa.

Dan tekadku dah bulat tuk pake’ jilbab sekarang, kata temenku yang ada dirohis sekolah Aku dapet hidayah dari Allah karena hidayah datangnya tidak tentu waktunya, dan jika kita mang dah siap maka lakukanlah. Subhanallah begitu erat ukhuwah ini andai aku tau sebelumnya, aku dulu tidak akrab dengan anak2 rohis, kuanggap mereka agamanya baik, karena aku tidak faham aku menjauh dari mereka dan bergaul dengan temen2 gank yang sukanya hanya nonjolin gaya. Alhamdulillah aku mulai akrab dengan kelompok rohis sekolah, padahal aku paling anti banget yang namanya organisasi palagi tentang agama.

Pagi ini dengan penuh percaya diri dan tekad yang bener-bener aku pergi kesekolah tuk pertama kalinya mengenakan jilbab, meskipun awalnya rada-rada ga’ pd n takut kalo’ temen-temen bakalan lari kalo’ ngeliat penampilanku. Tapi lagi-lagi aku inget apa yang dikatakan pak ustad yang bisa menguatkan hati ini.
Hari ini aku nampak seperti orang asing disekolah, tapi alhamdulillah aku bersyukur pada Allah ternyata banyak temen-temen rohis yang mengucapkan selamat padaku, aku jadi seperti artis dadakan (he2, astagfirullah) mereka menyalamiku sambil cipika-cipiki alis cium pipi kanan dan pipi kiri., Aku jadi tambah pd dan rasa was-was ku lenyap seketika.

“Hey, ada ninja lewat ni!!kata temen2 cowok disekolah. Hiiii…………serem kata temen-temen cowok lain menimpali.”
“Hati-hati aja! Ntar malem bakalan gw satroni rumah loe!!kataku dengan cuek.” Sebenernya sebel juga sih dibilangin ninja mang aku ninja hatori “mendaki gunung, lewati lembah” lho kok jadi nyanyi ni! Tapi ga’ papa yang penting ga’ mendaki gunung, lewati jurang, kan bisa langsung dead tuh! n kalo’ amalannya ga’ banyak kan bisa gawat tar masuk neraka. Wah.! Kalo yang itu nambah serem, mending jadi ninja daripada masuk neraka, maksudnya ninja yang auratnya terbalut pakaian muslimah.

Aku sangat bersyukur pada Allah karna telah memberiku teman-teman yang baik, seragam sekolah yang aku kenakan setiap hari kesekolah, merekalah yang memberikan karna waktu itu aku ga’ mau meminta pada ortu soalnya takut dilarang tuk mengenakan hijab ini. Awal pake jilbab memang ribet soalnya belum biasa, tapi aku tetep nyaman. Dulu sebelum pake jilbab, setiap pulang sekolah pasti digodain ma preman kampong tapi sekarang jarang. Mereka kalo’ menggoda paling ngucapin assalamu’alaikum btw itu malah baik bukan???

Kecantikan
Tidaklah terbalur pada setangkup
Wajah
Melainkan……..
Adalah kilau benderang
Di kedalaman Qalbu

Kadangkala
Rantai jauh lebih mulia daripada kalung
Karenanya….
Tidaklah semua yang dirantai
Adalah yang tertindas dan hina

Kendati ada yang sanggup
Memborgol tanganku
Dan mengunci kakiku.
Bahkan sekalipun mampu
Mencampakanku ke dalam
Lorong kerangkeng yang gulita
Tetapi ingatlah…
Takkan ada yang berhasil
Membelenggu pikiranku
Karena Dia sungguh sangat bebas
Dan berarti bagiku

Itulah sepenggal kisah perjalanan awalku tuk mencari makna hidup, arti cinta yang sesungguhnya yang belum dan sangat awam sekali yang aku rasakan selama ini, tapi subhanallah begitu besar cintaNya padaku hingga Ia memberikan petunjuk mana yang harus aku lalui karena hidayahNya adalah Anugerah terindah dalam hidupku hingga ini. Tuk muslimah-muslimah yang subhanallah begitu sempurna Allah swt menciptakan, diberi kecantikan, sifat yang lembut, dll yang semua itu semata-mata agar kita bersyukur kepada Penciptanya, salah satunya dengan menutup aurat yang semua itu demi menjaga diri kita dari mata-mata yang tidak layak untuk melihatnya.
Seorang muslimah, diperintahkan untuk menutup auratnya ketika keluar rumah atau menjumpai ikhwan yang bukan mahramnya, yaitu dengan mengenakan pakaian syar'i yang dikenal dengan jilbab atau hijab. Namun dalam kenyataan masih banyak di antara para muslimah yang belum mau memakainya. Ada yang dilarang oleh orang tuanya, ada yang beralasan belum waktunya atau nanti setelah lulus sekolah dan segudang alasan yang lain. Mereka masih nyaman dengan pakaian yang tidak menutup auratnya, padahal apa yang ia lakukan sangat tidak diridhoi oleh Allah, seperti firman Allah, “Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyenangi sesuatu padahal ia tidak baik bagimu.” (Qs.Al-Baqarah:216)

Yakinkan hatimu dan mintalah petunjuk dariNya atas apa yang menjadi keinginanmu dalam meraih surgaNya, akan ada banyak ujian yang nantinya menerpa tapi ingatlah Allah swt tidak akan memberi ujian yang melampui batas kemampuan hambaNya dan sebaik-baik penolong adalah Sang Maha Pemberi Pertolongan.


Oleh: Shabra Al-Aeshah, 8 Mei 2008 (http://kurnitasari.blogspot.com)

Minggu, 27 April 2008

Mungkinkah Kita Telah Terlupa?

Negeri yang Terluka
Album : Berderap di Jalan yang Panjang
Munsyid : Izzatul Islam

Awan kelam pun bergumpal meninggi
Payungi indahnya khatulistiwa
Namun hanya kegelapan yang hadir
Membawa kedukaan tak jua reda

Hamparan ketaqwaan bentangi bumi
Ingin dilumatkan tirani hina
Di sana negeri muslim telah terluka
Semoga Allah tetap berkahi

Makar pun lingkari indahnya negeri
Tambahkan kesengsaraan yang tak hilang
Namun janji Allah datanglah pasti
Kembalikan cahaya surya nan cemerlang

Hamparan ketaqwaan bentangi bumi
Ingin dilumatkan tirani hina
Di sana negeri muslim telah terluka
Semoga Allah tetap berkahi

Cahya di sana tersebar kemilaunya
Dari balik wajah cerah nan berseri
Telah kudengar deru gemuruh suara
Takbir tlah meninggi di sana

Ayolah kawan bina tali ukhuwah
Tegakkan bersama cahya Al-Qur'an
Jangan hanya dengan keluh dan kesah
Sambutlah syahid tujuan

Hari demi hari makar pun bicara
Lemparkan ke setiap sudut kehidupan
Peluh campur debu darah penuh mesiu
Menghiasi wajah negeriku yang membisu

Nasyid ini menjadi salah satu favoritku dan sering menjadi teman perjalanan saat aku tengah mengarungi jalan raya dengan bebek besiku. Apalagi ketika langit terlihat mulai dipenuhi oleh awan kelabu yang semakin lama makin menghitam oh.. rasanya bagaikan tengah berada di medan perang sembari membayangkan ada suara takbir dari berbagai penjuru. Acap kali air mata ini tak mampu ku bendung tatkala mendengarkannya.

Yup, lagu ini turut berperan dalam penjagaan diriku. Penjagaan akan keimanan. Penjagaan akan nilai-nilai ukhuwah. Penjagaan akan ghiroh perjuangan menegakkan panji Islam yang saat ini hanya segelintir orang masih memperjuangkannya namun ku yakin suatu hari nanti Islam kan kembali berjaya. Kawan, apakah engkau telah lupa ataukah diriku yang tengah terlupa? Semoga Allah tetap membimbing diri kita 'tuk selalu berada di jalan-Nya.

Selasa, 08 April 2008

Hadapi Hidup dengan Senyuman

Sahabat, setiap saat setiap waktu diri kita selalu diuji. Terkadang ujian yang diberikan sama namun cara tiap2 orang dalam menanganinya yang berbeda.

Ada yg menanganinya sambil mengeluh, sambil menangis, sambil marah2 (tp klo dah parah mpe marahin org2 di sekitarnya :P ), ada yg grasak grusuk yg penting beres (atw lebih tepatnya terlihat beres - sekedar u/ menenangkan batin), dll. Tp diantara beraneka ragam cara yg berbeda itu, aku setuju dengan pendapat bahwa ada satu cara yg paling menyenangkan dalam melewati ujian seberat apapun, yaitu dengan menggerakkan bibir kita 2 cm ke kiri dan 2 cm ke kanan, just like this: (^_^) karena hidup tuh sepenuhnya adalah ujian.

"Apakah manusia mengira mereka dibiarkan saja mengatakan, ’Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?" (Q.S. 29: 2). 


"Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya..." (Q.S. 2: 286). 

Seperti yg kamu jalani di masa sekolah/perkuliahan ini aja. Semakin banyak ilmu yg kamu dapat di bangku sekolah/perkuliahan maka ujiannya pun akan semakin berat tapi pasti dapat kamu atasi coz tidak ada masalah yg tanpa jawaban. Hanya terkadang rentang waktu menjawab persoalan2 itu yg berbeda2. Ada yg cepat, tp ada juga yg lamanya ga ketulungan.

Ketika kamu merasa gagal menghadapi ujian hidup, sebenarnya itu bukanlah kegagalan. Itu hanyalah sebuah jawaban yg belum lengkap, dan dibutuhkan waktu untuk menemukan jawaban lebih baik dan melengkapinya.

Hidup memang akan terasa berat jika kita hanya bersandar pada kaki lemah kita, coz hanya ada satu sandaran kuat yg sanggup menopang kita, yaitu Dzat Yang Memiliki segala yg ada di dunia, coz Dia juga-lah yg memberikan soal2 ujian kita.

Ketika kita punya tujuan hidup yg jelas maka tinggal memikirkan langkah untuk meraih tujuan itu dan merealisasikannya. Sebagai contoh: Naruto ingin menjadi seorang Hokage, maka sekalipun ia harus mati demi membela teman2nya dan meraih tujuannya itu ia rela. Nobita ingin menghidupkan Doraemon kembali, maka ia yg tadinya pemalas dan bodoh akhirnya rela mati2an belajar dan menjadi juara kelas hingga akhirnya menjadi pintar dan dapat menghidupkan Doraemon kembali (komik Doraemon episode terakhir). Nabi Muhammad Saw demi mempertahankan tegaknya Islam dan kebenaran janji Allah, rela mempertaruhkan dirinya dengan 300 orang pasukannya di bulan puasa untuk melawan 1000 orang pasukan Quraisy bersenjata lengkap dan berhasil memenangkan peperangan wlo secara logika tidak mungkin 300 orang dpt menang melawan 1000 orang.

So, hadapi hidup dengan senyuman karena permasalahan itulah yg menandakan bahwa diri kita masih hidup ^_^ InsyaAllah 'kan terasa lebih ringan. Akhir kata, semoga dirimu senantiasa dipermudah oleh Allah dan yakinlah sahabat, seperti kata salah seorang sahabatku dari Fakultas Perikanan, "Seorang nelayan tangguh tidak terlahir dari samudera yang tenang". Atau seperti kata salah seorang teman pengajianku, "Para PAHLAWAN SEJATI hanya percaya SUKSES, sebab kegagalan hanyalah USAHA yang belum berjodoh dengan TAKDIR. Antara MIMPI dan REALITAS hanya terpisahkan oleh WAKTU."

Sabtu, 16 Februari 2008

Rumus Canggih

Sahabat, setiap saat setiap waktu diri kita selalu diuji. Terkadang ujian yang diberikan sama namun cara tiap2 orang dalam menanganinya yang berbeda.
Ada yg menanganinya sambil mengeluh, sambil menangis, sambil marah2 (tp klo dah parah mpe marahin org2 di sekitarnya :P ), ada yg grasak grusuk yg penting beres (atw lebih tepatnya terlihat beres - sekedar u/ menenangkan batin), dll. Tp diantara beraneka ragam cara yg berbeda itu, aku setuju dengan pendapat bahwa ada satu cara yg paling menyenangkan dalam melewati ujian seberat apapun, yaitu dengan menggerakkan bibir kita 2 cm ke kiri dan 2 cm ke kanan, just like this:

Insya الله 'kan terasa lebih ringan.Akhir kata, semoga dirimu senantiasa dipermudah oleh الله tp yakinlah sahabat, seperti kata salah seorang sahabatku dari fakultas perikanan, "seorang nelayan tangguh tidak terlahir dari samudera yang tenang".

Selasa, 12 Februari 2008

2 Ciri Orang Sombong


Pada suatu hari, aku sedang bersama dengan seorang sahabatku, tiba-tiba dia bertanya padaku, "Akh, antum dah tahu mengenai 2 ciri orang sombong?" "belum, mang apaan?" "ciri2nya tuh bila orang tersebut tidak mau mendengarkan nasehat orang lain atau dia meremehkan orang lain".

Itulah sekelumit kalimat bijak dari sahabatku. Subhanallah, aku sungguh beruntung memiliki seorang sahabat seperti ia.. Bagiku ia adalah wasilah dari Allah sehingga diriku ini dapat belajar dan terus belajar 'tuk memperbaiki diri dari waktu ke waktu
Aku sungguh takut bila tanpa sadar kesombongan telah menjalar ke sekujur tubuhku tanpa kusadari.. seakan teringat ketika Allah mengatakan, "..dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong.." seolah mengatakan klo mau sombong boleh aja tp jangan berpijak pada ciptaan-Nya, jangan pula menghirup udara dari-Nya, dan jangan makan apa2 yg telah dipelihara-Nya.

Dicaci memang sakit namun dipuji justru terkadang lebih menyakitkan karena tanpa disadari kadang pujian kecil pun dapat menyirami benih2 kesombongan dan bila itu terjadi yg ditakutkan adalah bila Allah kan mengambil Karunia-Nya dari orang tersebut karena kesombongannya.

Pujian sesungguhnya adalah yang dikembalikan pada Allah, karena kebaikan yang didapat maupun dihasilkan oleh seseorang itu tentulah tak lepas dari campur tangan Allah dari balik layar namun yang kerap terjadi secara tanpa sadar dengan mata telanjang kita melihat bahwa orang itulah yang hebat.. Astaghfirullah

Ini merupakan pemahaman diriku yg masih dangkal ini berkaitan dengan kesombongan. Sungguh, bila ada kata-kata yang benar maka di situlah Allah merangsang otakku sehingga menggerakkan jari jemariku tuk merangkai aneka kata. Namun bila terdapat hal-hal yg masih jauh dari kebenaran, maka itu berasal dari nafsu pribadiku selaku insan biasa, mohon dengan sangat tuk dimaafkan :-)

Kepada semua teman2ku.. aku mohon dengan sangaaaat 'tuk memaafkan segala kesalahanku terutama atas kesombonganku.. aku yakin diri kita ini adalah insan-insan yang di anugerahi salah satu Asma Allah, Al 'Afuww (Yang Maha Pemaaf), sehingga manusia pun memiliki sifat saling memaafkan :-)
Wallahu'alam bishshowab


Minggu, 10 Februari 2008

Ternyata, Aku Masih Diberikan Kesempatan Hidup


Kemarin pompa air di rumahku rusak dan ketika aku ingin mencoba memperbaikinya, ternyata aku lupa caranya dan malah salah menyentuh lempengan besi dengan obeng sehingga dalam sekejap saja aku jadi tersentak oleh aliran listrik yg mengejutkan hingga ke ujung kaki dan sempat terlihat percikan api.

Subhanallah, Allah masih berkenan dengan kehadiranku di sisimu saudaraku, padahal waktu itu aku sempat membayangkan bahwa esok pagi kan ada berita di TV, entah itu dalam BUSER, SERGAP, SIDIK, dsb mengenai seorg pemuda yg tewas secara mengenaskan karena tersetrum.

Sebelumnya aku pun sempat mengalami kejadian yg membuat pikiranku melayang jauh ke atas awan. Ramadhan 1427H menjadi saksi ketika pada suatu malam aku sedang berkendara motor dan berbenturan dengan sebuah angkot. Aku terjatuh di tengah jalan sementara di belakangku ada bis. Ya Allah, jika saja bis itu bergerak lebih cepat 5km/jam saja, mungkin aku sudah tak ada di sini sembari menuliskan kata2 ini.

Mungkin baru dengan kejadian2 seperti itu, seorang manusia dapat belajar untuk bersyukur. Namun, bila kita mau melihat lebih dekat, sesungguhnya kita selalu diambang-ambangi kematian kapan saja dimana saja. Tiap detik kita masih hidup tiap detik itu pula kita selamat dari kematian karena kematian adalah sesuatu yg paling dekat dg diri kita selain Allah.

Satu hal yg kutakuti dari kematian yaitu bila aku meninggal dalam keadaan suul khotimah karena keimanan seseorang 'kan jadi rentan ketika ajal telah sampai kerongkongan.
Tapi, jangan takut saudaraku.. Allah telah menjadikan Syurga menjadi tempat tinggal terbaik dan jauh lebih baik dari apapun di dunia ini. Bila kenikmatan di dunia ini disatukan maka itu baru sekitar 1% saja dibanding apa yg dapat kita rasakan di Syurga.

Syurga itu mahal harganya dan tidak setiap orang dapat memasukinya, begitulah yang selama ini kudengar. Tapi Allah Maha Adil, telah disiapkan banyak pintu 'tuk memasukinya dengan berbagai kunci yg berbeda tinggal kita mencarinya karena kunci2 tersebut berserakan di sekitar kita hanya terkadang diri kita luput melihatnya.

Memang agak berat bila kita harus berjuang sendiri mencari kunci tersebut. Oleh karenanya, marilah kita bersama-sama saling membantu dan mengingatkan agar kunci-kunci itu tak luput dari pandangan kita sehingga bila tiba saatnya nanti, kita dapat bersama-sama memasuki Syurga-Nya dari pintu mana saja yang kita inginkan..
InsyaAllah..Amiin.. ^_^

Minggu, 03 Februari 2008

Hidayah...


Mudah ia datang...
Mudah pula ia pergi...
Bisa datang kapan saja dimana saja...
Bisa pergi kapan saja dimana saja...
Siapapun bisa saja mendapatkannya...
Tidak semua orang bisa mendapatkannya...
Itulah mengapa ia begitu mahal hingga amat sayang bagi yg telah memperolehnya 'tuk kemudian melepasnya begitu saja...
Itulah mengapa tidak semua orang bisa memperolehnya karena hak untuk memberikan hidayah itu hanya milik Allah saja...

Beruntunglah orang yang mendapatkannya kemudian menjaganya...
Merugilah orang yang mendapatkannya kemudian melepaskannya...

Aku yakin bahwa hidayah itu sungguh mahal dan takkan terbeli oleh kekayaan dunia...
Aku yakin Allah membuka kesempatan yang sama bagi setiap orang untuk mendapatkannya...

Jumat, 18 Januari 2008

Sebuah dialog dengan Allah


Coba deh pas lg baca Al-Faatihah sambil coba diartiin qta bayangin Allah tengah menjawab kalimat2 yg qta keluarkan:

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
(Hambaku ingat kepada-Ku sebelum ia melakukan sesuatu)

Segala Puji hanya pada-Mu, Allah, Tuhan bagi semesta alam
(Hamba-Ku memuji-Ku)

Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Penguasa Hari Pembalasan
(Bagaimana mungkin Aku tidak mengasihi dan menyayangi seluruh hamba-Ku sementara Aku-lah Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Aku pula Yang Menguasai Hari Pembalasan, pasti Ku-balas seluruh amal baik hamba2-Ku ini)

Hanya kepada-Mu kami kan menyembah dan memohon pertolongan
(Tenanglah hamba-Ku, Aku pasti akan menolongmu walau tanpa kau minta)

Tunjukkanlah kami jalan-Mu yang lurus, jalan orang-orang yang telah Engkau Anugerahkan Ni’mat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) yang sesat.
(Hamba-Ku memohon pertolongan-Ku dan meminta petunjuk pada-Ku maka bagaimana mungkin Aku tidak menolong dan memberi petunjuk padanya. Sesungguhnya petunjuk-petunjuk dari-Ku ada dimana-mana, ada di setiap desahan nafas, desir darah, detik waktu, dan di mana pun ia berada).

Yup, kalimat2 itu qta bayangin aja coz sesungguhnya saat sholat itu adalah saat2 ketika qta sedang berdialog dan curhat pada Allah. Kalimat2 tsb sy pelajari wkt dulu ikutan ESQ tp sy lupa kalimat persisnya bagaimana. Mungkin dalam bayangan Anda akan lebih indah lagi hingga mampu mengeluarkan air mata. Wallahu’alam bishshowab

Sebuah Pesan


Jum'at, 18 Agustus 2008

Semalam pukul 20.20 WIB seorang sahabat yang sebentar lagi akan berangkat ke Jepang mengirimkan sebuah sms yang isinya mengingatkan untuk melakukan shaum sunnah 'Asyura 9-10 Muharram (18-19 Januari '08) dan bila menjalankan InsyaAllah akan diampuni dosa2 qta setahun yg lalu (Hadits Nabi Saw.)

Sebenernya saat itu aku dah terlelap karena ba'da maghrib aku telah tertidur. alhamdulillah sekitar pukul setengah 3 dini hari tadi aku terbangun dan membaca sms ini.
Oh..sungguh bahagia hatiku mengingat ada peluang untuk menghapuskan dosa2ku dan kembali membuka lembaran baru.

Huhuhu..padahal abis lebaran kemarin mo jd sosok yg lebih baik, tp ternyata tetep aja dosa2 itu dg mudah bertebaran. Kini ketika ada kesempatan emas untuk menghapusnya aku sungguh senang sekali.

Yup, Allah tuh mang Maha Pengasih, Maha Pengampun, Maha Bijaksana, & Maha Penyayang, ya!

Padahal manusia dah berkali2 maksiat-tobat-maksiat-tobat tapi tetep aja dibukakan pintu maaf selama ajal belum sampai kerongkongan.

Hanya masalahnya, manusia tidak ada yg tau kapan ajal tsb kan menghampirinya. Nah, klo tuh ajal datengnya pas lagi maksiat kan bisa berabe.

Syukron ya teman, telah mengingatkanku sebelum kepergianmu dan mungkin qta tak kan dapat jumpa lagi kecuali atas izin Allah. Hati2 di jalan. Jaga diri, hati, dan keimanan. I'll Miss U...

Sabtu, 12 Januari 2008

Karena Hidup Tuh Sepenuhnya Adalah Ujian...

Foto: Dok. Pribadi

Karena hidup tuh sepenuhnya adalah ujian. Seperti yg kamu jalani di masa perkuliahan ini aja. Semakin banyak ilmu yg kamu dapat di perkuliahan maka ujiannya pun akan semakin berat tapi pasti dapat kamu atasi coz tidak ada masalah yg tanpa jawaban. Hanya terkadang rentang waktu menjawab persoalan2 itu yg berbeda2. Ada yg cepat, tp ada juga yg lamanya ga ketulungan.

Ketika kamu merasa gagal menghadapi ujian hidup, sebenarnya itu bukanlah kegagalan. Itu hanyalah sebuah jawaban yg belum lengkap, dan dibutuhkan waktu untuk menemukan jawaban lebih baik dan melengkapinya.

Hidup memang akan terasa berat jika kita hanya bersandar pada kaki lemah kita, coz hanya ada satu sandaran kuat yg sanggup menopang kita, yaitu Dzat Yang Memiliki segala yg ada di dunia, coz Dia juga-lah yg memberikan soal2 ujian kita.

Ketika kita punya tujuan hidup yg jelas maka tinggal memikirkan langkah untuk meraih tujuan itu dan merealisasikannya. Sebagai contoh: Naruto ingin menjadi seorang Hokage, maka sekalipun ia harus mati demi membela teman2nya dan meraih tujuannya itu ia rela. Nobita ingin menghidupkan Doraemon kembali, maka ia yg tadinya pemalas dan bodoh akhirnya rela mati2an belajar dan menjadi juara kelas hingga akhirnya menjadi pintar dan dapat menghidupkan Doraemon kembali. Nabi Muhammad Saw demi mempertahankan tegaknya Islam dan kebenaran janji Allah, rela mempertaruhkan dirinya dengan 300 orang pasukannya di bulan puasa untuk melawan 1000 orang pasukan Quraisy bersenjata lengkap dan berhasil memenangkan peperangan wlo secara logika tidak mungkin 300 orang dpt menang melawan 1000 orang.

So, hadapi hidup dengan senyuman karena permasalahan itulah yg menandakan bahwa diri kita masih hidup ^_^

Berpoligaminya Aa Gym

Sumber Gambar: www.swaramuslim.net

Jadi ingat akan sesuatu yang membuat hati saya ini miris dan sadar klo ternyata bangsa ini sepertinya dah bobrok banget. Kiamat dah deket, man!

Masih inget kan ketika Aa Gym tengah diisukan berpoligami? Sebenernya, pada saat yang sama, ada kasus anggota DPR selingkuh

Dan yang terjadi, justru banyak orang yang menikmati berita perselingkuhan tersebut di acara-acara gosip/infotainment, koran, berita tv, internet, dll. Sepertinya orang-orang bagai disuguhi suatu hal yang biasa dan sudah lumrah.

Mungkin yang mereka pikirkan: "No problem with that". Tapi, begitu ada isu tentang Aa Gym berpoligami (yang memang poligami sendiri dihalalkan oleh Islam sementara selingkuh diharamkan), justru banyak orang yang menentang (bahkan klo ga salah sampai mengadukan kasus ini ke MA dan minta ada UU khusus yang melarang poligami, HAH?!).

Yup, zaman dah kebolak-balik teman; Apa yg haram justru seakan menjadi sesuatu yg lumrah dan tak ada masalah dengan hal itu, sementara apa yang memang dihalalkan Allah justru malah banyak orang yang menentangnya dan malah menjauhi pelakunya.

Sungguh, propaganda Barat telah berhasil menyusup di negeri ini. Jangan-jangan di negeri ini juga ada umat Islam yang berpikir klo Nabi Muhammad (semoga senantiasa dilindungi Allah SWT dari segala fitnah dan prasangka) itu tukang kawin.

Memang siapakah manusia-manusia itu yang ingin seenaknya mengatur hidup orang lain, sementara aturan hidup sendiri sudah tertuang dengan jelas dalam Al-Qur'an? Sekarang, di antara 2 kasus tadi, manakah yang memang dalam Al-Qur'an dibolehkan dan mana yang dilarang?

Sebagai rujukan, dapat dilihat pada Q.S. An-Nisaa': 3, "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya."

[265]. Berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladeni isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah.

[266]. Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sebelum turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w. Ayat ini membatasi poligami sampai empat orang saja.

Masalah apakah syarat-syarat tersebut telah dipenuhi oleh Aa Gym atau belum, itu sudah bukan masalah orang lain, tapi masalah beliau pribadi dengan keluarga dan Allah SWT. Jangan sampai terjadi pengkhultusan seseorang.

Q.S. Al-Israa': 32, "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk."

Sungguh, apa yang terjadi pada kasus perselingkuhan itu merupakan sebuah aib dan barang siapa yang membuka aib saudaranya maka ia seperti menelanjangi saudaranya itu. Nampaknya, bangsa Indonesia memang dah ga segan-segan menelanjangi saudaranya sendiri. 

Yup, mungkin ini merupakan ujian dari Allah SWT, untuk memperlihatkan pada orang-orang yang berpikir dengan akalnya "sudah seperti apa sih bangsa ini sekarang". 

Wallahu'alam bishshowab

Fakta Seputar Ramadhan di Indonesia

Lucu rasanya klo melihat realitas yang terjadi ketika Ramadhan tiba di Indonesia. Di saat seharusnya kita banyak-banyak menahan nafsu dan mengasah nurani, namun justru banyak di antara kita yang malah terjebak nafsu dan kehilangan makna Ramadhan itu sendiri. 

Berikut fakta-fakta menarik yang biasa kita saksikan ketika Ramadhan tiba:

- Harga-harga sembako melonjak naik
- Masjid-masjid akan penuh sesak pada awal Ramadhan namun semakin hari jumlah jamaah akan makin berkurang
- Mal dan Plaza yang pada hari2 biasa sudah padat pengunjung kini makin padat saja (hmm.. jadi ingat nasyid Generasi yang Hilang, sebagian liriknya berbunyi "..orang-orang berjamaah di plaza-plaza..diskotik dan bar jadi rumah suci ‘tuk hilangkan duka dan sakit hati..")
- Stasiun-stasiun TV berebut menayangkan sinetron religi (padahal mah ceritanya ga jauh beda ma sinetron biasa, cuma pemainnya aja yg dibalut pakaian Islami)
- Iklan makanan dan minuman yg menggoda makin sering muncul di TV
- Makanan yg biasanya tersaji sederhana pada hari biasa, kini menjadi istimewa
- Para orang tua sibuk mencari pakaian baru untuk anaknya
- Sepuluh hari terakhir ketika seharusnya kita makin mendekat pada-Nya dan beri’tikaf, namun sebagian besar malah sibuk mengurusi mudik
- Pengemis makin menjamur dimana-mana
- De eL eL... (Hal2 diatas cuma pendapat pribadi ko, boleh setuju boleh engga, atw klo mo nambahin jg gpp)

Yup, bulan ini merupakan bulan training. Training super yang melibatkan kesehatan jasmani dan rohani. Di bulan ini, manusia berebut untuk beramal karena memang di bulan ini segala kebaikan akan diganjar berlipat-lipat-lipaaaattt ganda, bahkan tidur aja udah dihitung sebagai ibadah.


Namun, akankah kebaikan-kebaikan yg kita lakukan di bulan ini dapat terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya? Yup, disitulah teman, di mana keikhlasan kita diuji. 

Ada seorang sahabat yg mengirimkan tausiyah padaku, "Biarlah Allah saja yg menyemangati kita, sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita. Cukuplah Allah saja yg memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan. Sahabat..semoga Allah menjadikan kita pribadi yg bermakna: pribadi yg saat berbaur ia mampu menyemangati yg lain & saat sendiri ia mampu menguatkan dirinya sendiri..."

Antara Pamrih dan Ketulusan

Foto: Dok. Pribadi


Nampaknya kejujuran sudah menjadi hal yg langka di dunia ini. Semalam yang merupakan malam pertama Ramadhan, aku mengalami kejadian yg bagiku cukup menarik.

Ceritanya aku sedang dalam perjalanan Bogor-Depok dengan menggunakan motor. Berangkatnya sih maghrib, tapi aku ngejar tarawih di Depok. Siapa sih yg pengen kelewat tarawih pertama jamaah di masjid? Pokoknya pikiranku tuh dah fokus ma tarawih di mushole deket rumah, makanya jalannya agak ngebut (sempet kepikiran jg sih ntar klo ada apa2 di jalan gimana ya?). Tapi aku bakalan nyesel banget klo sampe ngelewatin tarawih yg satu ni.

Pas ngelewatin pertigaan daerah Pengasinan tau2 aja di depan ada lubang gede yg terlambat ku menyadarinya ”innalillahi..” JGREEK!!! KRINCIING!! Ya Allah, untung masih bisa ngejaga keseimbangan. Tapi suara ’krincing’ tadi apaan ya? Sejenak aku pun berhenti dan memutar kembali, tapi kuyakin klo ga da apa2 yg jatuh, akhirnya ku jalan lagi.

Yup, kuyakin klo bakalan sempet kekejar ni sholat di mushola deket rumah. Akhirnya sampe jg di musholanya tp kayaknya baru selesai sholat isya deh. Nah, waktu markir n pengen matiin motor MasyaAllah!kuncinya mana!!?? Oo..jadi bunyi krincing yg tadi tuh... 

Akhirnya ku buru-buru balik lg n yakin klo kuncinya td terjatuh di daerah Pengasinan. Ada 7 stel kunci penting yg ngegantung disitu, klo ilang lumayan bikin ribet. Ya udahlah, klo ilang berarti blom rejeki, tp hei.. ini kan malam Ramadhan.. malam penuh keajaiban dan keberkahan.. yah terserah Allah aja deh.

Pas banget aku nyampe di pertigaan n baru berhenti, tau2 ada orang yg manggil. Seseorang yg usianya ga beda jauh dariku dan dia menanyakan apakah aku sedang mencari sebuah kunci. Ya Allah..alhamdulillah, kuncinya ketemu. 

Nah, sebagai rasa terima kasih aku pengen berbagi rejeki ma dia sekedar buat sahur, tapi dianya nolak dengan halus :-) masih ada ya org seperti dia? Dan berkaitan ma tarawih kembali kuserahkan ma Allah, klo mang rejekiku maka pasti aku kan diberikan kesempatan buat tarawih jamaah tp klo engga ya paling sholat sendiri di rumah. Tapi alhamdulillah, ternyata aku menemukan sebuah masjid di pinggir jalan.

Pas baru kulangkahkan kaki ke dalam masjid pas saat itu pula imamnya baru berdiri untuk hendak sholat tarawih..subhanallah. Aku ingat sebuah kisah lain yg agak bertolak belakang, yaitu ketika aku dan teman-temanku usai mengadakan sebuah kegiatan ternyata LCD-nya ketinggalan. 

Keesokannya ketika temanku tengah mencari LCD itu, tiba2 ada yg menghampirinya n menanyakan apakah dia sedang mencari LCD. Kontan aja temanku kegirangan mendengar LCD-nya ketemu. 

Tapi ceritanya belum usai sampai disitu. Orang yg menemukan itu bercerita klo anaknya butuh biaya untuk sekolah makanya ia meminjam uang dari temannya sebesar Rp.1juta dan LCD itu dijadikan jaminannya. 

Ya Allah, jadi jika kita ingin LCD itu balik, kita kudu minjemin ke orang itu duit Rp.1juta dulu. Kelanjutan ceritanya sih aku belum tahu hingga kisah ini ditulis. Semoga Allah memberikan jalan keluar terbaik.

Andra&The Backbone Bawain Lagu Religi, Lho...!

Foto: Dok. Pribadi

Kau begitu sempurna 
dimataku Kau begitu indah
Kau membuat diriku akan selalu memuja-Mu


Di setiap langkahku
ku kan selalu memikirkan diri-Mu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cinta-Mu

Janganlah Kau tinggalkan diriku
akan mampu menghadapi semua
Hanya bersama-Mu ku akan bisa

Kau adalah darahku..
Kau adalah jantungku..
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh.. sayangku, Kau begitu.. sempurna

Kau genggam tanganku
saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
dan hapus semua sesalku..


Lirik yg seperti puisi diatas merupakan lagu berjudul ”SEMPURNA” yg dibawakan oleh band Andra and The Backbone.

Yup, lagu ini mengingatkan sebagian orang pada Dzat Yang Maha Sempurna, Allah SWT tiada yang lain. Tapi, ada juga orang yg begitu mendengar lagu ini, dia langsung terbayang wajah seseorang yg spesial dihatinya.

Padahal sesungguhnya tidak ada satupun makhluk yg sempurna di dunia ini. Kalaupun ada sesuatu atau seseorang yg terlihat sempurna, maka bisa jadi itu disebabkan oleh 2 hal:

1.Allah telah menutup-nutupi kekurangan dari sesuatu atau seseorang itu sehingga terlihat seperti sempurna

2.Allah telah menutup penglihatan, pendengaran, peraba, dan hati dari orang yg melihat sesuatu/seseorang yg nampak sempurna

Ada yg bilang ”Love is Blind”, dan cinta itu dapat membutakan segalanya, bahkan sampai dapat mengesampingkan Sang Pencinta. Orang dapat mencintai orang lain melebihi cintanya kepada Allah, itulah yg berbahaya karena sesungguhnya, "Kau adalah darahku.. Kau adalah jantungku.. Kau adalah hidupku lengkapi diriku.. Oh.. sayangku, Kau begitu.. sempurna". 


Allah Sang Maha Sempurna, Dzat yg telah menciptakan dan mengajari kita arti kehidupan, kasih sayang, dan perjuangan. Dzat yg senantiasa mencintai kita sekalipun tidak jarang kita melupakannya. 

Kita yg sebenarnya membutuhkan Allah layaknya seonggok tubuh yg membutuhkan jantung dan darah agar dapat terus hidup dan melengkapi dirinya. Allah tidak butuh kita, namun terkadang kita yg dengan sombongnya merasa tidak butuh Allah.

Saat ini diriku sedang lemah namun "Kau genggam tanganku saat diriku lemah dan terjatuh.. Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku..". Aku takkan menyesal dengan semua yg terjadi. Terjatuhnya aku seharusnya dapat membuatku tuk bangkit dan melompat lebih tinggi lagi.

Yup, aku memang tidak dapat berharap banyak pada manusia karena hanya pada-Mu-lah kudapat sandarkan harapanku. Oleh sebab itu, "Janganlah Kau tinggalkan diriku.. akan mampu menghadapi semua.. hanya bersama-Mu ku akan bisa..". Hasbunallah wa ni’malwakiil ni’mal maula wa ni’mannashiir..

Demi Matahari dan Cahayanya di Pagi Hari

"Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
dan bulan apabila mengiringinya,
dan siang apabila menampakkannya,
dan malam apabila menutupinya,
dan langit serta pembinaannya,
dan bumi serta penghamparannya,
dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya." (Q.S. 91: 1-10)

Ya Allah...

Bismillah..

Ya Allah.. sungguh Engkau telah menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Mu
Ya Allah.. Engkau sebenarnya tidak butuh kami dan justru kamilah yang membutuhkan-Mu, lantas mengapa terkadang diri ini melupakan-Mu? Apakah kesombongan sudah merasuki jiwa ini?

Ya Allah.. sungguh aku malu pada diriku,orang2 disekelilingku dan terutama kepada-Mu
Subhanallah, begitu banyak penyeru2 da'wah disekitarku.. namun berapakah diantara mereka yang sungguh2 berjuang karena-Mu? apakah diriku termasuk di dalamnya?Apakah aku termasuk ke dalam kategori penyeru da'wah sementara diriku-lah yang sepantasnya dida'wahi, dan apakah niatku dapat murni karena-Mu, Ya Allah?
Sungguh.. aku hanya seorang hamba yang hina yang mengharapkan surga-Mu dan terlepas dari jerat neraka-Mu

Apakah diri ini mencintai-Mu karena mengharap surga-Mu?
Apakah jika surga dan neraka tak ada, diriku dan manusia lain kan tetap bersimpuh kepada-Mu?sementara dengan keyakinanku akan adanya surga dan neraka, manusia masih banyak yang melupakan-Mu (dan mungkin diri ini termasuk di dalamnya)
Begitu banyak ladang amal dan tiket ke surga-Mu yg berlalu melewatiku dan seakan2 menangis karena mereka tak kurenggut..

Ya Allah.. ingin ku menangis dan BERTERIAK!!!
Mengapa ruhiyahku akhir2 ini terasa menurun, Ya Rabb-ku??
Apakah mulai berkurang kecintaanku kepada-Mu?
Ataukah dunia telah berhasil mencengkeramku?
Apakah diri ini kan melalui jembatan 2 dunia tanpa mengucapkan Nama-Mu?
Apakah diri yg nantinya kan berbaur dengan bumi ini kan dapat menjawab pertanyaan malaikat-Mu dengan tepat?
Apakah diri ini kan berakhir di dasar neraka-Mu?

Ya Allah.. karena kecintaan-Mu-lah diri ini masih dapat bernafas dan karena kecintaan-Mu jualah diri ini nantinya kan terpisah jasad dan ruh-nya

Terima Kasih sudah berkunjung ^^ Jangan lupa untuk meninggalkan jejak ya ;) Follow juga akun Twitter/Instagram @miftahoke
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service